Negosiasi gaji adalah momen paling menegangkan dalam proses pencarian kerja. Banyak orang memilih langsung menerima tawaran pertama karena takut ditolak. Padahal, negosiasi gaji itu normal dan diharapkan oleh perusahaan.
Kenapa Kamu Harus Bernegosiasi?
- 💰 Kandidat yang bernegosiasi rata-rata mendapat gaji 10-20% lebih tinggi
- 📊 Sebanyak 84% perusahaan mengharapkan kandidat untuk bernegosiasi
- 📈 Gaji pertamamu akan menjadi benchmark untuk kenaikan gaji di masa depan
Step-by-Step Negosiasi Gaji
Step 1: Riset Range Gaji
Cari tahu berapa range gaji untuk posisi tersebut lewat:
- Glassdoor / Jobplanet — Review gaji dari karyawan
- LinkedIn Salary — Data gaji berdasarkan posisi dan lokasi
- Survei gaji dari Robert Walters, Michael Page, atau Kelly Services
Step 2: Tentukan 3 Angka
- Angka ideal — Gaji impianmu (tapi masih realistis)
- Angka yang kamu harapkan — Yang akan kamu sampaikan
- Angka minimum — Di bawah ini kamu lebih baik menolak
Step 3: Biarkan Perusahaan Menyebut Angka Duluan
Saat ditanya “Berapa ekspektasi gaji kamu?”, coba:
“Saya lebih tertarik memahami keseluruhan paket kompensasi. Bisakah saya tahu range yang sudah disiapkan untuk posisi ini?”
Step 4: Sampaikan dengan Percaya Diri
Kalau harus menyebutkan angka, berikan range:
“Berdasarkan riset saya untuk posisi ini di industri [X], saya mengharapkan kompensasi di range Rp [bawah] – Rp [atas]. Tapi saya terbuka untuk mendiskusikan keseluruhan paket.”
Step 5: Jangan Hanya Fokus pada Gaji Pokok
Pertimbangkan juga:
- 🏥 Asuransi kesehatan
- 🏖️ Jumlah cuti per tahun
- 📚 Budget training & development
- 🎯 Bonus performance dan THR
- ⏰ Fleksibilitas jam kerja
Contoh Skrip Negosiasi
Tawaran di bawah ekspektasi:
“Terima kasih atas tawarannya! Setelah mempertimbangkan scope pekerjaan, saya berharap kita bisa diskusikan angka di range [X] berdasarkan pengalaman saya di [skill spesifik].”
Fresh graduate ditanya ekspektasi:
“Prioritas saya adalah kesempatan belajar dan berkembang. Berdasarkan riset untuk posisi entry-level di industri ini, range yang umum adalah Rp [X]-[Y]. Saya terbuka untuk berdiskusi, terutama mempertimbangkan peluang karir di perusahaan ini.”
Kesalahan yang Harus Dihindari
- ❌ Menerima langsung tanpa negosiasi
- ❌ Menggunakan alasan pribadi (“Saya butuh bayar utang”)
- ❌ Memberi ultimatum
- ❌ Berbohong soal tawaran lain
- ❌ Minta semua sekaligus — negosiasi satu per satu
Kesimpulan
Negosiasi gaji bukan tentang memeras perusahaan — ini tentang memastikan kamu mendapat kompensasi yang adil. Riset yang matang + percaya diri + sopan = formula sukses.
Siap mengejar kompensasi yang layak? Jelajahi lowongan terbaru di platform kami! 💼